Thursday, March 12, 2015

Cara Bersalaman di Berbagai Negara

Cara Salam yang Unik

Secara Internasional gerakan salam biasanya dilakukan dengan menjabat tangan sambil mengatakan hai atau halo. Ternyata secara tradisional, cara memberi salam itu macam-macam. Cara bersalaman di Berbagai Negara sebagai berikut:

HONGI

Hongi adalah salam tradisional suku Maori yang tinggal di Selandia Baru. Hongi dilakukan dengan saling menyentuhkan hidung dan dahi sambil mengucapkan  kia ora. Artinya semoga sehat selalu.

Hongi artinya bertukar ha atau napas. Orang Maori percaya dengan saling bertukar napas berarti mereka telah menyatu. Cara salam seperti ini juga dilakukan oleh orang Eskimo. Mereka menyebut salam ini Kunik.

MENGUSAP DAGU

Orang Mende yang tinggal di Sierra Leone, Afrika, biasa memberi salam dengan cara mengusap dagu tamunya.

MENEPUK PUNGGUNG

Di Yunani, tradisi memberi salam dilakukan dengan cara menepuk punggung seseorang. Jika salam dilakukan secara resmi, maka sambil diikuti ucapan Yeia Sas. Saam untuk teman dekat atau keluarga, biasanya diikuti ucapan Yeia Sou.

OJIGI

Orang jepang memberi salam dengan cara membungkukkan badan. Untuk laki-laki, saat membungkuk, kedua tangan berada di samping badannya. Sedangkan untuk perempuan, kedua tangan saling menggenggam di depan badannya.

BAOQUAN

Di Cina, secara tradisional orang memberi salam dengan cara mengangkat kedua tangan ke depan dada. Tangan kanan dikepalkan seperti mau bertinju, tangan kiri menutup kepalan tangan itu. Sementara posisi badan sedikit membungkuk.
 Gerakan salam ini disebut Baoquan. Artinya, memeluk tinju. Baoquan sebenarnya merupakan tradisi salam dari seniman beladiri yang sudah ada sejak 2000 tahun yang lalu. 

MENGGOYANGKAN TANGAN

Orang-orang Kanuri yang tinggal di Nigeria, saling menyapa dengan cara menggoyangkan tangan masing-masing setinggi kepala, mereka melakukan itu sambil berteriak Wooshay dua kali. Artinya halo.

WAI

Di Thailand, orang memberi sala m dengan cara mengangkat kedua tangan dan menyatukannya di dada. Kemudian kepala menunduk hingga hidung menyentuh ujung kedua tangannya itu.
Jika ia laki-laki, sambil memberi salam, ia mengucapkan kata sawadee krub. Jika perempuan mengucapkan kata Sawadee ka. 
Gerakan salam ini disebut wai. Selain untuk salam, Wai juga digunakan untuk meminta maaf dan berterima kasih.

Cara salam yang yang hampir sama juga dilakukan di India, Nepal dan Kamboja. Di India salam itu disebut anjali mudra. Gerakan salam diikuti ucapan namaste. Artinya, salam hormat untukmu.

Di Kamboja, salam seperti Wai Seperti Sampeah. Sampeah  dilakukan ketika bertemu atau berpisah dengan seseorang. Ketika bertemu seseorang, penduduk Kamboja melakukan Sampeah sambil mengucapkan chum reap sour. Saat berpisah, Sampeah diikuti ucapan chum reap lear. 

MENJULURKAN LIDAH

Di beberapa tempat, termasuk Indonesia, menjulurkan lidah di depan seseorang itu dilarang karena dianggap tidak sopan. Sebaliknya di Tibet, orang menjulurkan lidah untuk memberi salam. 
Menjulurkan lidah untuk salam itu dilakukan tidak lama-lama. Menjulurkan lidah tidak dilakukan beramai-ramai. Ketika sedang berkumpul. Cukup 1 atau 2 orang saja yang menjulurkan lidah, untuk memberikan salam pada orang lain. 

Sumber Majalah Bobo Edisi 07 
Terbit 23 Mei 2013

No comments:

Post a Comment