Monday, September 8, 2014

Curug Cigamea

Terlepas dari derita asap dan debu kota, saatnya untuk bernafas dengan sejuknya udara dan hawa murni air terjun dan pegunungan, penad dengan suara bising kendaraan dan hiruk pikuk kepadatan penduduk, maka sudah saatnya untuk memanjakan diri dengan suara alam, gemercik air dan hembusan udara segar, Curug Cigamea satu dari beberapa tempat yang menyejukkan, terdiri dari dua air terjun utama yang memiliki ciri khas tersendiri. Air terjun pertama lebih dekat dengan jalan masuk, dengan karakter tebing lebih curam dan didominasi bebatuan hitam.  Kubangan kolam yang menampung limpahan air yang berada dibawahnya tidak terlalu luas dan dalam serta dikelilingi bongkahan batu hitam yang besar-besar sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang dan hanya cocok buat berendam dan basah-basahan menikmati percikan guyuran air yang mendarat ke kubangan kolam.
 Sementara air terjun kedua berjarak -+30 meter dari air terjun pertama dan berada di celah tebing.   Air terjun kedua ini memiliki tumpahan air yang cukup deras dibandingkan air terjun yang pertama.  kubangan kolam limpahan air yang ada di bawah air terjun kedua ini lumayan luas dengan warna air yang biru kehijau-hijauan di bagian tengah kolam menandakan bagian tersebut cukup dalam. Dulu sebelum ada papan larangan buntuk berenang, saya sering kali berenang sampai menyentuh tembih aliran air yang jatuh menghujam kebawah dan saya rasa volume air berubah ubah-ubah saat beberapa kali berenang di hari waktu yang berbeda. Pernah saya rasakan sampai tinggi se kepala yaitu kurang lebih 1,75 m dan pernah juga kurang lebih 2,5 m yaaa bisah jadi tergantung musim. Saat ada papan larangan untuk berenang, maka saya tidak berani berenang lagi dan hanya main-main di sampingnya.

Curug ini berada di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah (GSE) di kaki Gunung Salak di bawah naungan TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak).  Di kawasan ini terdapat juga beberapa curug lain.

Lokasi

Terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.

Peta dan Koordinat GPS: 6° 41' 40.30" S  106° 41' 8.48" E

 Aksesbilitas

Dari Pintu Gerbang Kawasan Wisata Gunung Salak Endah.  Selanjutnya dari pintu gerbang ini berjarak lebih kurang 4 km hingga tiba di pintu masuk Curug Cigamea.  Dari pintu masuk ini dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan berundak seperti anak tangga yang sudah cukup baik dengan menuruni lembah -+ 350 m atau -+25 menit dengan berjalan santai hingga tiba di lokasi Curug Ngumpet.
Di sepanjang jalan ada beberapa warung-warung penjual makannan dan souvenir serta adapula penginapan dan tempat peristirahatan. terkadang di perjalanan akan dijumpai beberapa ekor monyet yang biasanya mendekat untuk minta makanan.

Ada empat jalur yang bisa digunakan untuk menuju kawasan Salak Endah.  Pertama adalah jalur Cemplang (Cibungbulang)-Pamijahan-Salak Endah, kemudian ada jalur Cikampak-Salak Endah, Cibatok-Salak Endah dan terakhir jalur Tamansari-Gunung Bunder-Salak Endah. Umumnya jalur pertama lebih banyak dilalui, hal ini dikarenakan memiliki jarak dan waktu tempuh terpendek dari jalan raya Bogor-Leuwiliang. Selain itu, kondisi fisik jalan di jalur ini lebih bagus dan tidak berkelok-kelok.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum dari Bogor (Terminal Barangsiang) naik angkot 03 jurusan Bubulak, kemudian disambung dengan angkot lagi ke jurusan Leuwiliang.  Turun di pertigaan Cibatok atau Cibungbulang, lalu naik angkot lagi ke jurusan Gunung Picung hingga perhentian terakhir angkot.  Dari perhentian terakhir angkot tersebut perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki atau naik ojek ke pintu gerbang (pos jaga) Wana Wisata Gunung Salak Endah.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk adalah Rp.3500 per orang.  Sedangkan tiket masuk ke kawasan Wisata Gunung Salak Endah (GSE) adalah Rp 7000 per orang termasuk kendaraan roda dua.
Nb: Harga sewaktu-waktu bisa berubah

Fasilitas dan Akomodasi

Banyak tersedia tempat penginapan dan warung di kawasan ini.

No comments:

Post a Comment