Wednesday, September 24, 2014

Wisata Gerilya Aceh, Napak Tilas Persembunyian GAM

Wisata Gerilya Aceh, Napak Tilas Persembunyian GAM

iBerita.com – Sejak status Daerah Operasi Militer (DOM) diberlakukan di Aceh, kawasan hutang dan gunung-gunung di Aceh menjadi tempat persembunyian kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Mereka terus bergerilya mempertahankan diri dari prajurit TNI yang bertugas di daerah itu.

Kini setelah kesepakatan perdamaian tercapai, kawasan tersebut dialihfungsikan menjadi sebuah area wisata yang menarik. Wisata yang bernuansa petualangan itu disajikan kepada para turis yang ingin merasakan sensasi perjalanan dalam perang gerilya. Menariknya, banyak mantan anggota GAM yang kini menjadi pemandu wisata alam.

Paket wisata gerilya ini pertama kali dicetuskan oleh Aceh Explorer. Mereka memilih mantan pejuang GAM dan korban konflik sebagai pemandu wisata. Alasannya sederhana, mereka memiliki banyak keahlian yang dibutuhkan untuk memandu para turis menikmati perjalanan di hutan dan melakukan aksi-aksi penyelamatan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Tentu saja sebagai mantan prajurit GAM, para pemandu ini sudah sangat hafal dengan rute-rute yang dahulu mereka lalui. Wisata gerilya merupakan hal baru yang unik di Indonesia. Boleh jadi ini hanya dapat ditemukan di Aceh. Aceh Explorer sejauh ini telah mengembangkan Wisata Gerilya di lokasi-lokasi tertentu di Aceh.

Untuk memperluas informasi tentang wisata ini, promosi telah dilakukan dengan membuat fanpage Facebook Jelajah Aceh. Paket tur wisata ini mendapat tanggapan positif dari banyak pengunjung dan kini wisata ini telah eksis hampir 5 tahun. Lokasinya pun sudah berkembang di beberapa titik di provinsi terserbut.

Layanan yang diberikan Tim Aceh Explorer sering menghadirkan kesan menarik pada banyak wisatawan. Bahkan di antara wisatawan tersebut ada yang berucap, “Loen gisa lom u Aceh!” Atau jika diterjemahkan, “Saya akan kembali ke Aceh!”. Apakah Anda tertarik? Silahkan mencoba.

No comments:

Post a Comment